by

Aniaya Anak Tiri hingga Tewas, Polisi Bakal Tes Kejiwaan Tersangka

SURABAYA – Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap Wisnu Cokrobuono, tersangka penganiayaan hingga meninggal dunia terhadap anak tirinya, Moch Riki Ansyah, yang masih berusia 2,5 tahun.

Tes kejiwaan ini diperlukan lantaran perbuatan lelaki 35 tahun itu tak wajar. Seharusnya orangtua menjaga anaknya dengan baik. Namun yang terjadi dalam kasus ini justru sebaliknya.

“Kami tetap akan melakukan tes kejiwaan kepada tersangka. Ini perlu kami lakukan untuk melengkapi penyidikan kami,” beber Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto, Kamis (28/6).

Hasil tes kejiwaan ini juga untuk memastikan terhadap jeratan kasus yang bakal diberikan kepada tersangka.

Pastinya, jika tersangka mengalami masalah dalam kejiwaan maka jeratan hukum akan mengalami proses yang berbeda.

Apalagi sebelum kejadian penganiayaan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa ini, memang tersangka sering melakukan tindakan keras kepada korban.

“Keterangan saksi, tersangka memang sering mencubit dan memukul korban sebelum korban meninggal,” kata Agus.

Wisnu Cokrobuono diamankan polisi lantaran telah terbukti menganiaya anak tirinya hingga meninggal dunia.

Korban dianiaya tersangka di rumah Kos Jalan Kedung Mangu Timur No. 130, Sidotopo Wetan, Kenjeran, Surabaya, Rabu (20/6) lalu.

Peristiwa ini kemudian berhasil terungkap setelah kerabat korban curiga dengan kematian korban. Hingga kemudian melapor ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Korban yang saat itu sudah dimakamkan, lantas oleh polisi dibongkar makamnya untuk dilakukan otopsi.

Hasilnya terdapat luka bekas penganiayaan, seperti bekas cubitan dan pukulan di sejumlah bagian tubuh korban. Saat itu korban sedang dimandikan namun rewel.

Korban juga sempat di masukan ke dalam sebuah ember hingga 10 detik. Korban lalu kejang-kejang dan dilarikan ke rumah sakit oleh ibunya. Namun sampainya di rumah sakit, nyawa korban tak dapat tertolong. (swd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed